Rangkaian Campuran : Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, Rumus, Contoh Soal

Rangkaian campuran merupakan kombinasi antara rangkaian seri dengan rangkaian paralel. Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa yang dimaksud dengan rangkaian campuran, maka simak penjelasannya sebagai berikut.

Okay dalam artikel kali ini, kita akan bahas tuntas mengenai rangkaian campuran mulai dari pengertian, kelebihan, kekurangan, rumus, contoh soal lengkap dengan pembahasannya.

Pengertian Rangkaian Campuran

Rangkaian campuran adalah rangkain listrik yang disusun dari gabungan dua jenis yang rangkaian seri dan paralel. Kombinasi dari dua jenis rangkaian listrik ini memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan yang harus kamu ketahui sebelum menggunakan rangkaian jenis ini.

Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Listrik Campuran

Pada umumnya rangkaian listrik campuran sering digunakan pada berbagai keperluan. Diantaranya digunakan untuk instalasi skala kecil seperti pemakaian rumah tangga, atau bahkan skala besar seperti keperluan produksi di industri.

1. Kelebihan Rangkaian Listrik Campuran

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh rangkaian campuran diantaranya adalah seperti berikut ini :

  • Karena merupakan perpaduan antara instalasi seri dan paralel, rangkaian campuran memiliki keunggulan yang dimiliki oleh kedua komponen penyusunnya tersebut.
  • Ketika menggunakan rangkaian campuran, maka Anda dapat menghindari rangkaian listrik yang kompleks. Hal ini berlaku baik dari segi desain maupun penghitungan arus, tegangan dan juga hambatannya.
  • Pada rangkaian campuran, apabila terjadi kesalahan instalasi maka nantinya akan dapat dengan mudah diketahui dan ditangani sedini mungkin.

2. Kekurangan Rangkaian Campuran

Adapun kekurangan yang dimiliki oleh rangkaian listrik campuran adalah sebagai berikut:

  • Proses instalasi lumayan ribet karena ada kombinasi dari rangkaian listrik seri dan campuran.
  • Butuh biaya yang lumayan banyak.
  • Memakan energi yang boros.

Nah, setelah kita tahu apa itu rangkaian listrik campuran dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Maka kita akan lanjut membahas bagaimana cara membuat rangkaian campuran ini, okay.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara membuat atau menghitung nilai dari sebuah rangkaian listrik campuran. Terlebih dahulu kita akan membahas mengenai contoh rangkaian listrik campuran.

Membuat rangkaian campuran sangat mudah dilakukan. Berikut akan kami ulas beberapa contoh mengenai cara membuat rangkaian listrik campuran dengan 3 lampu atau 4 lampu.

Contoh Gambar Rangkaian Campuran 3 Lampu

rangkaian listrik 3 lampu
rangkaian listrik 3 lampu

Cara Membuat Rangkaian Listrik Campuran

Untuk membuat rangkaian listrik 3 lampu ataupun rangkaian listrik 4 lampu metodenya hampir sama. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut ini:

  • Siapkan terlebih dahulu alat-alat dan bahan yang dibutuhkan. Misalnya lampu, solasi, batrei, kabel dan lain sebagainya. Jumlahnya tentu saja harus disesuaikan dengan kebutuhan atau selera.
  • Setelah itu, siapkan baterai lalu kemudian susun sesuai dengan kutubnya.
  • Buatlah rangkaian seri terlebih dahulu dan hubungkan pada stop kontak
  • Selanjutnya, buat pula rangkaian paralel sesuai jumlah lampu yang digunakan.
  • Setelah itu, perhatikan sambungan kabel. Agar sambungan kabel menjadi lebih kuat, Anda dapat mengikatnya dengan solasi.
  • Lakukan uji coba untuk mengetes keberhasilan rangkaian campuran yang Anda buat.
  • Apabila penyusunannya berhasil, maka indikasinya adalah lampu akan menyala.

Baca juga artikel terkait:

  1. Rangkaian Seri
  2. Rangkaian Paralel

Rumus Rangkaian Campuran

Apakah kita bisa membuat rangkaian seri sekaligus paralel? Tentu saja bisa. Instalasi listrik seperti itu disebut juga sebagai rangkaian campuran.

Jadi, rangkaian listrik campuran adalah jenis rangkaian yang memadukan antara rangkaian seri dan paralel.  Dengan begitu, total hambatannya dapat dihitung dengan rumus berikut.

rumus rangkaian campuran

Keterangan :

Rtotal = hambatan total (ohm)

Rs = hambatan pada rangkaian seri (ohm)

Rp = hambatan pada rangkaian paralel (ohm)

Cara Menghitung Rangkaian Listrik Campuran

Sebenarnya cara menghitung rangkaian listrik campuran ini tidak bergitu rumit. Anda perlu melihat nilai dari tahanan dan besar hambatannya. Intinya, Anda dapat menggunakan hukum-hukum yang ada pada kedua jenis rangkaian pembentuknya.

Bagaimana, belum juga terbayang secara pasti bagaimana cara perhitungannya? Untuk mengetahui lebih jauh, mari kita lihat contoh soal rangkaian listrik campuran yang berikut ini :

  • Sebuah instalasi listrik dihubungkan dengan jenis rangkaian paralel. Dimana rangkaian tersebut memiliki tahanan sebesar 56 Ω dan juga 33 Ω. Lalu terdapat juga sebuah tahanan yang dihubungkan secara seri dengan besar hambatan 47 Ω. Lalu berapa jumlah hambatan totalnya?

Diketahui :

R¹ = 56 Ω

R² = 33 Ω

R seri = 47 Ω

R total :….?

Untuk menghitung tahanan total untuk hubungan paralel adalah sebagai berikut :

1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + · · · · · · + 1/Rn

1/Rt = 1/56 + 1/33

1/Rt = 89/1848

89 Rt = 1848

Rt = 1848/89

Rt = 20, 8 Ω

Untuk hambatan total penggabungan antara rangkaian seri dan paralel adalah sebagai berikut :

Rt = R1 + R2 + R3 · · · · · · + Rn

Rt =20, 8 + 47 Ω

Rt = 67, 8 Ω

Jadi, bisa disimpulkan nilai besarnya  tahanan ekivalen pada rangkaian listrik sederhana di atas yaitu 67, 8 Ω.

Contoh Soal Rangkaian Campuran dan Penyelesaiannya

Perhatikan gambar berikut ini!

Contoh Soal Rangkaian Campuran

Soal:

  1. Tentukan hambatan total pada rangkaian paralelnya (Rp)!
  2. Berapa kuat arus listrik (I) pada rangkaian tersebut?
  3. Apabila ketiga hambatan disusun secara seri, berapa besar hambatan totalnya?

Penyelesaian :

Diketahui : R1 = 12 ohm; R2 = 6 ohm; R3 = 4 ohm; r = 1 ohm; V = 1,5 V

Ditanya :

  1. Rp total =…?

Jawab :

contoh soal rangkaian pararel

  1. Itotal =…?

Pertama, kita perlu mencari nilai hambatan total, cara sebagai berikut.

Kemudian memasukkan nilai Rtotal ke rumus Itotal.

  1. Rs apabila hambatan disusun seri =…?

Rs = R1 + R2 + R3

Rs = 12 + 6 + 4 = 22 ohm

Kesimpulan

Bagaimana, tentu sampai disini Anda sudah semakin paham apa itu rangkaian campuran, bukan? Tidak hanya itu saja penjelasan contoh rangkaian campuran, rumus, kelebihan, kekurangan beserta contoh soalnya juga sudah dibahas.

Semoga pembahasan di atas sudah cukup mudah dipahami, ya? Sampaikan pertanyaan atau tambahan di kolom komentar jika perlu. Semoga cukup membantu!

Leave a Comment