Cara Menyambung Kabel Listrik yang Benar Sesuai Prosedur

Sebenarnya pemasangan kabel yang benar adalah yang tidak menggunakan sambungan atau dipasang secara utuh. Namun dalam beberapa kondisi, mungkin mengharuskan kita untuk melakukan penyambungan pada kabel tersebut.

Meskipun tidak bekerja di bidang kelistrikan, tetapi penyambungan kabel sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dipelajari. Nah, apakah Anda sudah mengetahui bagaimana cara menyambung kabel listrik yang benar? Dan tentu saja sesuai dengan prosedur instalasi listrik yang aman.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara detail mengenai cara menyambung kabel listrik yang benar secara lengkap. Yakni disertai dengan langkah-langkah dan juga contoh gambarnya. Mari langsung saja simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pentingnya Menyambung Kabel Listrik dengan Benar

Pentingnya Menyambung Kabel Listrik dengan Benar
Pentingnya Menyambung Kabel Listrik dengan Benar

Meskipun kita tahu bahwa sebaik-baiknya penggunaan kabel adalah yang tanpa menggunakan sambungan, ya? Namun kadangkala ada kondisi tertentu dimana kita butuh untuk melakukan penyambungan pada kabel listrik.

Pada saat dalam kondisi terdesak, pengetahuan mengenai cara menyambung kabel listrik agar tidak kesetrum sangat penting untuk dikuasai.

Urusan menyambung listrik tentu saja harus dilakukan dengan cara yang sesuai prosedur. Apabila penyambungannya kurang baik, maka akan memberikan dampak yang buruk bagi instalasi listrik rumah, bahkan juga dapat membahayakan lingkungan sekitar. Mengapa bisa demikian? Berikut ini kami kupas beberapa dasar penjelasannya.

  • Kabel yang tidak tersambung dengan baik mengakibatkan koneksi listrik menjadi terputus sewaktu-waktu.
  • Percikan api bisa muncul dari sambungan kabel listrik. Hal ini bisa memicu terjadinya resiko kebakaran akibat konsleting listrik.
  • Sambungan yang kurang baik juga dapat mengakibatkan terjadinya resiko sengatan atau bahkan konsleting listrik.
  • Kabel listrik yang disambung secara sembarangan bisa membuat fungsinya tidak maksimal dan rentan terjadi kerusakan lainnya.

12 Cara Menyambung Kabel Listrik yang Mudah dan Aman

Jenis-Jenis Cara Menyambung Kabel Listrik
Jenis-Jenis Cara Menyambung Kabel Listrik

Sebenarnya ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyambungkan kabel. Baik cara menyambung kabel listrik paralel ataupun seri. Tentunya perlu dibarengi dengan metode dan teknik yang tepat agar hasilnya menjadi maksimal.

Langsung saja, berikut akan kami ulas beberapa tips mengenai cara menyambung kabel listrik yang baik dan benar. Simak selengkapnya disini!

1. Sambungan Kabel Pig Tail (Ekor Babi)

Sambungan Kabel Pig Tail
Sambungan Kabel Pig Tail

Sambungan ekor babi atau pig tail adalah salah satu metode yang sederhana dan cukup mudah untuk dilakukan. Jenis sambungan kabel yang satu ini efektif digunakan. Terutama jika Anda ingin mengetahui mengenai cara menyambung kabel listrik tunggal.

Langkah-langkah melakukan penyambungan dengan metode yang satu ini adalah sebagai berikut :

  • Pertama, Anda dapat mengupas bagian isolasi sekitar 2 atau 3 cm panjangnya. Umumnya bagian tersebut berada pada ujung kabel listrik. Jadi, pengupasan ini dilakukan sampai terlihat bagian dari inti kabelnya.
  • Setelah inti kabel terlihat, gabungkan kedua ujung kabel tersebut menjadi satu. Kemudian satukan keduanya dengan cara dipelintir.
  • Setelah sambungan terjalin dengan rapat, potong bagian ujung kabel agar terlihat lebih rapi.
  • Selanjutnya, Anda dapat menggunakan solasi khusus untuk menutupi bagian sambungan agar lebih aman dan nyaman.

2. Sambungan Puntir

Sambungan Puntir
Sambungan Puntir

Metode penyambungan kabel yang satu ini juga biasa digunakan pada jenis kabel tunggal. Sambungan puntir merupakan metode pengembangan dari sambungan ekor babi. Berbeda dari sambungan jenis ekor babi yang rentan terlepas, metode ini jauh lebih kuat dan aman.

Itulah mengapa banyak yang mengatakan bahwa metode sambungan puntir ini terbilang lebih kokoh, kuat, dan tentu saja aman. Untuk jenisnya sendiri dikategorikan menjadi 2 macam. Berikut ini ulasan lengkap mengenai keduanya.

a. Sambungan Bell Hangers

Untuk metode penyambungan kabel dengan cara bell hangers. Anda dapat menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Siapkan kabel yang akan disambung lalu kupas pada bagian ujung kabel. Untuk panjang kabel yang dikupas panjangnya kurang lebih 5 cm.
  • Kemudian bengkokkan kedua ujung kabel yang sudah dikupas tersebut hingga membentuk huruf L. Lebih mudahnya yakni hingga membentuk sudut 90 derajat.
  • Selanjutnya, Anda dapat menggabungkan kedua ujung kabel dengan cara memelintirnya kuat-kuat dengan arah yang saling berlawanan.
  • Setelah selesai, pasangkan solasi pada sambungan agar lebih aman.

b. Sambung Western Union

Metode penyambungan kabel western union ini juga bisa dilakukan oleh pemula karena tekniknya yang tidak terlalu rumit. \ Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Yang pertama perlu dilakukan yakni mengupas isolasi kabel. Yakni bagian ujung dari kedua kabel yang nantinya akan disambungkan.
  • Untuk jarak pengupasannya adalah sepanjang 5 sampai dengan 7 cm.
  • Selanjutnya, sambungkan kabel secara menyilang atau menyerupai simbol plus (+).
  • Setelah itu, puntir kabel dengan posisi memutari kabel lainnya hingga membentuk huruf Y.
  • Untuk bagian satunya, puntir lagi dengan kuat agar sambungan kabel terikat dengan kencang.

3. Sambungan Bolak-Balik

Sambungan Bolak-Balik
Sambungan Bolak-Balik

Metode penyambungan dengan cara bolak-balik memiliki banyak kelebihan. Diantaranya adalah sambungannya yang kuat sehingga tidak mudah terlepas.

Jika Anda sedang mencari tutorial cara menyambung kabel listrik 3 warna atau lebih, maka metode bolak-balik ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Tutorialnya adalah sebagai berikut ini:

  • Kupas ujung kabel listrik dengan panjang sekitar 3 – 4 cm.
  • Selanjutnya letakkan kedua kabel tersebut dengan posisi sejajar.
  • Setelah itu segera silangkan kedua ujung kabel listrik hingga membentuk huruf X.
  • Putar kedua kabel itu secara bersama-sama.
  • Lalu sisa kabel yang memiliki ujung lebih panjang dapat Anda bengkokkan hingga membentuk posisi 180 derajat atau membentuk garis lurus.
  • Terakhir, putar kedua kabel seperti langkah awal tadi agar sambungannya menjadi lebih kuat.

4. Sambungan Britania

Sambungan Britania
Sambungan Britania

Pada metode sambungan Britania, Anda membutuhkan dua jenis kabel dengan ukuran yang berbeda. Satu adalah kabel ukuran besar yaitu antara 5-7 mm. Sedangkan satunya lagi kabel berukuran kecil yang nantinya akan difungsikan sebagai pengikat.

Untuk langkah-langkah penyambungan kabel listrik dengan metode sambungan Britania adalah sebagai berikut :

  • Seperti biasa, langkah awal penyambungan bisa dimulai dari memotong ujung kabel listrik yang akan disambung.
  • Lalu setelah itu, siapkan kabel kecil dan kupas bagian ujungnya. Kurang lebih hingga yang tersisa hanya tinggal bagian inti saja.
  • Bengkokkan kedua ujung kabel yang akan disambungkan.
  • Pada posisi yang berlawanan, letakkan kabel secara bersisian.
  • Pastikan posisi kabel bagian bengkoknya saling menghadap ke luar serta dipasang dengan posisi yang berlawanan.
  • Setelah itu, gunakan kabel kecil yang telah dikupas tadi untuk menyambung kedua kabel tersebut.
  • Lilitkan kabel kecil mengitari kedua buah kabel yang telah diletakkan dengan posisi berdempetan tadi.
  • Pastikan lilitan kabel dilakukan dengan kuat sehingga sambungan tidak mudah terlepas nantinya.

5. Sambungan Percabangan

Sambungan Percabangan
Sambungan Percabangan

Sambungan datar bercabang ini sebenarnya dibagi lagi menjadi 3 jenis versi yang berbeda. Kegunaan dari metode ini adalah untuk menyambungkan beberapa kabel sekaligus.

Jadi, jika Anda ingin mengetahui cara menyambung kabel listrik 3 warna ke 2 warna atau lebih, maka metode percabangan ini adalah pilihan yang tepat. Berikut ini ulasan dan tutorial penyambungan yang bisa Anda amati.

a. Sambungan Cabang Tunggal (Single Plan Join)

Cara menyambung kabel listrik dengan metode percabangan yang pertama adalah cabang tunggal. Teknik ini bisa dimanfaatkan untuk menggabungkan pembebanan pada kabel listrik satu dengan lainnya. Dimana salah satu kabel berfungsi sebagai pengambil sumber listrik.

Langkah-langkah untuk membuat sambungan cabang tunggal adalah sebagai berikut ini:

  • Anda perlu melakukan pengupasan terlebih dahulu pada kabel utama yang nantinya akan ditambahkan beban. Usahakan kabel tidak terputus atau tetap utuh.
  • Ambil kabel lain yang akan disambungkan, lalu kupas pada bagian ujung isolasi kabel listrik dengan panjang sesuai kebutuhan.
  • Dekatkan ujung dari masing – masing kabel yang sudah dikupas lalu lilit keduanya dengan kuat. Pastikan sambungan keduanya sama kuat dan menempel sempurna.

b. Sambungan Datar Cabang Tunggal (Knotted Tab Joint)

Metode penyambungan kabel dengan cara sambungan datar cabang tunggal ini kurang lebih tidak  terlalu beda dari teknik sebelumnya. Namun yang menjadi topik bahasan yakni sambungan Knotted Tab Joint disinyalir memiliki teknik lilit yang lebih kuat dan rumit.

Untuk tahapan penyambungan kabel dengan teknik ini bisa dilakukan dengan cara mengupas ujung kabel. Lalu lilitkan masing – masing kabel yang akan ditambahkan pada rentetan pembenanann tersebut.

c. Sambungan Datar Percabangan Silang

Cara menyambung kabel listrik 2 warna juga dapat dilakukan dalam metode sambungan percabangan silang. Pada sambungan datar percabangan silang, kunci pemasangannya yakni dengan menggabungkan beberapa metode Single Plan.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyambung kabel dengan teknik datar percabangan silang:

  • Siapkan kabel yang akan disambungkan lalu kupas bagian isolasi yang ada pada kabel utama. Namun Anda perlu mengusahakan agar tetep utuh atau tidak terpotong.
  • Siapkan juga kabel lain, kupas bagian ujung isolasi kabel dengan panjang sesuai kebutuhan.
  • Selanjutnya, kedua kabel yang telah dikupas itu dapat dililitkan dengan kuat agar tidak mudah terputus.

6. Sambungan Scarf

Sambungan Scarf
Sambungan Scarf

Teknik yang digunakan untuk sambungan Scarf sekilas mirip dengan sambungan Britania. Yakni karena metode ini juga memanfaatkan kabel kecil sebagai media untuk pengikat. Tutorialnya pemasangan kabel dengan teknik ini adalah sebagai berikut :

  • Sebelum disambungkan, sebaiknya kabel kecil dipipihkan terlebih dahulu agar sambungannya menjadi tidak terlalu besar.
  • Siapkan dua buah kabel yang telah dikupas ujungnya, kemudian letakkan kabel inti tersebut secara bersisian.
  • Selanjutnya, lilitkan kabel yang telah dipipihkan sebelumnya. Caranya yaitu dengan melilitkan kabel secara kuat mengelilingi kabel utama.
  • Pastikan ikatan dilakukan dengan kuat agar tidak mudah lepas.

7. Sambungan Mata Itik

Sambungan Mata Itik
Sambungan Mata Itik

Disebut sebagai sambungan mata itik karena kabel tersebut memiliki bentuk bulat atau lingkaran pada bagian ujungnya. Sambungan mata itik biasanya dimanfaatkan dalam proses penempatan sekrup dan baut. Dimana tujuannya adalah agar melekat dengan kuat pada suatu rangkaian.

Sambungan mata itik ini juga bisa digunakan untuk beberapa keperluan khusus. Misalnya digunakan untuk memasangkan kabel pada fitting, saklar yang memiliki inti tunggal dan lain sebagainya.

8. Sambungan Single Wrapped Cable Slice

Sambungan Single Wrapped Cable Slice
Sambungan Single Wrapped Cable Slice

Jika Anda ingin mengetahui cara menyambung kabel listrik serabut, maka metode sambungan single wrapped cable slice ini adalah pilihan yang tepat. Meskipun sebenarnya terbilang cukup rumit, namun sambungan dengan teknik tersebut akan memberikan hasil yang maksimal.

Untuk cara pemasangannya, Anda perlu menyambungkan satu persatu kabel yang ada. Kemudian disatukan dengan rapi menggunakan teknik bell hangers seperti yang yang sudah kita bahas di atas.

9. Menyambung Kabel Dengan Solder

Menyambung Kabel Dengan Solder
Menyambung Kabel Dengan Solder

Menyambung kabel dengan cara disolder biasanya dilakukan hanya untuk  penyambungan kabel serabut. Seperti yang kita ketahui, ukuran kabel serabut ini cukup kecil sehingga kurang memungkinkan untuk melilit kabel dengan menggunakan tangan.

Cara menyambung kabel serabut dengan menggunakan disolder juga terbilang mudah. Bahkan untuk pemula sekalipun juga bisa melakukannya. Berikut ini tutorial penyambungannya.

  • Kupas ujung masing – masing kabel serabut yang nantinya akan saling disambungkan
  • Setelah karet kabel atau bagian luarnya bersih pada bagian ujung, rekatkan kedua kabel dengan cara dipuntir
  • Untuk menyatukan kabel, selanjutnya Anda bisa menggunakan alat solder.

10. Sambungan Connector Cable

Sambungan Connector Cable
Sambungan Connector Cable

Teknik penyambungan yang satu ini cukup unik, yaitu karena menggunakan konektor kabel. Konektor kabel sendiri memiliki berbagai macam bentuk yang menarik, salah satunya yakni menyerupai selongsong.

Fungsinya adalah untuk menyambungkan dua buah kabel, baik yang memiliki inti tunggal maupun serabut. Untuk menyambungkan kabel menggunakan metode ini, Anda dapat menerapkan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Kupas bagian isolasi dari kedua ujung kabel yang akan disambungkan dengan panjang sesuai kebutuhan saja.
  • Kemudian masukkan kedua ujung kabel yang sudah dikupas pada konektor.
  • Langkah selanjutnya, jepit konektor kabel menggunakan tang skun agar sambungan melekat dengan kuat.

11. Sambungan Scun Cable

Sambungan Scun Cable
Sambungan Scun Cable

Jika diamati sekilas, metode penyambungan kabel dengan teknik Scun Cable ini hampir mirip dengan metode mata itik. Hanya saja, ada perbedaan pada proses penyambungan Scun Cable yang tidak perlu dibentuk melingkar terlebih dahulu. Untuk langkah-langkah penyambungannya adalah sebagai berikut :

  • Pertama, kupas ujung kabel lalu pasangkan terlebih dahulu Scun Cable yang berbentuk bulat pada ujung kabel.
  • Gunakan baut atau skrup sebagai pengikat agar sambungan tidak mudah lepas.
  • Proses penyambungan selesai

12. Sambungan Joint Sleve

Sambungan Joint Sleve
Sambungan Joint Sleve

Sambungan joint sleve secara sekilas hampir mirip dengan metode connector cable. Namun bedanya, metode joint sleve ini lebih sering diterapkan pada penyambungan kabel dengan ukuran jumbo atau besar.

Joint sleve juga sering digunakan untuk menyambungkan kabel-kabel dari berbagai material. Diantaranya kabel yang terbuat dari material tembaga, aluminum dan lain sebagainya.

Contoh Cara Menyambung Kabel Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pengetahuan tentang cara menyambung kabel listrik PLN memang penting untuk dikuasai, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam berbagai kesempatan, ada beberapa permasalahan yang mengharuskan Anda untuk melakukan penyambungan kabel.

Simak beberapa contoh cara menyambung kabel listrik yang akan kami ulas pada artikel berikut ini:

1. Cara Menyambung Kabel Ke MCB

Cara Menyambung Kabel Ke MCB
Cara Menyambung Kabel Ke MCB

Menyambungkan kabel pada instalasi utama di rumah terkadang perlu untuk dilakukan. Untuk mengetahui bagaimana cara menyambung kabel listrik ke MCB, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Pertama-tama, sediakan kabel NYM, tedus, isolasi khusus dan juga paku klem sesuai kebutuhan.
  • Setelah itu, cari tahu titik kabel yang berisi muatan positif, negatif dan juga ground.
  • Setelah mengetahui kabel yang di maksud, matikan MCB di rumah.
  • Pasang tedus pada di tempat yang tepat, tedus ini berfungsi sebagai tempat untuk membuat sambungan kabel.
  • Sambungkan kabel NYM sesuai warnanya pada kabel positif, fasa dan juga ground. Kemudian tutup dengan isolasi dan penutup tedusnya.
  • Selanjutnya, kabel siap untuk digunakan. Anda dapat menyambungkannya dengan saklar ataupun stop kontak sesuai kebutuhan.

Baca juga: Cara memasang MCB tambahan

2. Cara Menyambung Kabel Untuk Saklar dan Stop Kontak

Setelah membahas mengenai metode penyambungan kabel dengan MCB, selanjutnya kita akan membahas mengenai cara menyambung kabel listrik untuk saklar+stop kontak+lampu. Langsung saja simak langkah-langkahnya berikut ini :

  • Pertama-tama, Anda perlu mempersiapkan tespen, cutter, isolasi khusus, kabel NYM, fitting lampu, hingga klem dan alat-alat lainnya.
  • Setelah semua alat dipersiapkan, matikan listrik dengan membuat MCB dalam posisi off.
  • Cari tahu terlebih dahulu posisi kabel yang ada pada instalasi utama. Mana kabel yang bermuatan positif, negatif hingga ground dapat diketahui dengan menggunakan tespen.
  • Untuk menyambungkan saklar dengan stop kontak, jumper saklar pada salah satu kabel yang terdapat pada stop kontak.
  • Setelah itu, sambungkan salah satu kabel stop kontak pada instalasi listrik utama. Yaitu dengan menyambungkannya pada kabel yang berisi muatan positif.
  • Terminal stop kontak juga dapat Anda sambungkan pada kabel bermuatan negatif yang ada pada instalasi utama.
  • Terminal saklar yang belum tersambung dapat disatukan pada fitting lampu.
  • Selanjutnya kabel yang terdapat pada fitting lampu dapat Anda tautkan pada kabel bermuatan negatif pada instalasi listrik utama.
  • Setelah semuanya selesai, jangan lupa gunakan solasi setiap sambungan kabel.
  • Pasangkan juga klem kabel pada titik-titik yang diperlukan agar kabel terlihat lebih rapi dan kokoh.

Kesimpulan

Meskipun penggunaan kabel listrik yang baik adalah yang tidak tersambung. Namun pada beberapa situasi, mungkin ada beberapa faktor yang menuntut Anda untuk melakukan penyambungan kabel listrik.

Cara menyambung kabel listrik sangat bervariasi dan beraneka ragam. Ada yang menggunakan metode  sambungan puntir, sambungan ekor babi, sambungan bolak-balik, menggunakan teknik Britania dan lain sebagainya.

Ketahui lebih banyak informasi mengenai cara menyambung kabel listrik yang baik dan benar pada artikel di atas. Semoga ulasan di atas sudah cukup membantu, ya?

Tinggalkan komentar