Teorema Norton Menurut Teori Thevenin

Teorema norton adalah salah satu alat elektronik untuk menganalisis suatu rangkaian rumit pada sirkuit. Alat tersebut membutuhkan tegangan yang cukup pada seri rangkaian seperti rangkaian pararel yang resistensi.

Arus yang dihubungkan ke rangkaian tersebut yaitu lN sebagai sumber arus. Sedangkan rangkaian yang lainnya yaitu RN sebagai ekuivalen. Untuk mengetahui hasil dari analisis tentu saja ada caranya tersendiri. Anda bisa menyimak cara menghitung pembahasan selengkapnya mengenai teorema norton menurut teori Thevenin di bawah ini.

Tujuan Teori Teorema Norton

Tidak bisa dipungkiri bahwa teori fisika sangat dibutuhkan untuk menghitung komponen alat elektronik. Salah satunya yakni untuk membuktikan teori fisika yang terkenal yaitu teori Thevenin.

Nah tentu sangat penting untuk mengetahui teori yang satu ini secara utuh. Mulai dari pengertian dasar, tujuannya, cara menganalisis, rumus teori, cara menghitung hingga contoh soal. Kita bisa mengetahui dengan menyimak penjelasan di bawah ini.

Rumus Arus Teori Teorema Norton

rumus teorema norton

Rumus Arus Teori Teorema norton tujuannya adalah untuk mendapatkan rangkaian ekuivalen dengan sumber arus yang terdapat paralel. Nah, paralel ini terdapat resistensi ekuivalen.

Cara Menghitung Teori Teorema Norton dengan Rumus

Cara menghitung teorema norton

Cara menghitung Teorema norton sebenarnya bisa dilakukan dengan sangat sederhana. Hal ini tentu saja karena Anda bisa menghitungnya menggunakan rumus dari Thevenin. Dimana perhitungan dari Teori Thevenin akan membantu menemukan rangkaian ekuivalen Norton.

Pertama, rumus yang digunakan yaitu RN karena ekuivalen ini setara dengan rangkaian linier. Rumus RN tidak mempunyai hubungan tegangan dan arus. Kedua, rumus yang digunakan yaitu RTh atau resistensi ekuivalen Thevenin.

1. Cara Menghitung Rumus Nilai Resistensi Ekuivalen Norton

Rumus di bawah ini untuk mengetahui nilai dari Resistensi Ekuivalen Norton dan Arus Ekuivalen Norton.

RN = RTh

2. Cara Menghitung Rumus Arus Short Circuit

Sebelum mengetahui hasil arus ekuivalen Norton atau lN1 yaitu menghitung arus yang melalui terminal short circuit a-b. Rumusnya adalah sebagai berikut:

IN = iSC

3. Cara Menghitung Rumus Transformasi Sumber

Sebenarnya, teorema norton Thevenin merupakan ekuivalen yang mempunyai sumber bebas dan tidak bebas. Kedua sumber tersebut bisa diperlakukan dengan cara yang sama dengan teorema norton Thevenin.

Karena VTh1, lN1, RTh saling berhungan yang membentuk teorema transformasi sumber. Penjelasan singkatnya yaitu:

  • Open circuit dan Short circuit terminal a-b yaitu Voc dan iSC.
  • Resistensi ekuivalen terminal a-b, karena RN merupakan sumber bebas yang dinonaktifkan.

Di bawah ini adalah contoh rumusnya:

cara menghitung rumus transformasi sumber

4. Cara Menghitung Rumus Hukum Ohm Dasar

Cara menghitung rumus Teorema norton menggunakan hokum ohm dasar. Mari simak rumus selengkapnya di bawah ini.

VTh = Voc

IN = isc

RTh = Voc / isc = RN

 

Cara Menganalisis Rumus Teorema Norton

Cara menganalisis rumus teorema norton ini penting diketahui untuk membantu mengetahui hasil masing-masing nilai pada rangkaian listrik. Tujuannya yakni agar nantinya listrik akan berfungsi dengan baik.

Ketika sudah mengetahui rumus teorema dari teori Thevenin dan cara menghitungnya. Anda perlu mengetahui cara menganalisisnya. Berikut ini adalah cara atau tahapan untuk analisis rumus teorema norton:

  1. Anda perlu menemukan dan menentukan terminal a-b. Hal ini akan mengetahui letak sebuah parameter.
  2. Melepaskan komponen pada terminal a-b.
  3. Buatlah short circuit pada terminal a-b.
  4. Mulai hitung arus pada titik a-b dengan rumus lab = lsc = lN.
  5. Mulai hitung resistensi ekuivalen jika semua sumber sudah bebas dengan rumus Rab = RN = R Artinya, sumber tegangan dan arus bebas bisa diganti dengan short circuit dan open circuit.
  6. Mulai menghitung resistensi ekuivalen norton. Jika ada sumber tidak bebas dengan rumus Voc / IN = RN
  7. Mulai menghitung nilai Voc atau open circuit pada terminal a-b dengan rumus Vab = Voc Jumlah tegangan pada terminal tersebut harus dihitung.
  8. Menggambar ulang rangkaian ekuivalen norton yang memuat semua hasil nilai di atas. Mulai dari arus ekuivalen, resistensi ekuivalen, dan komponen yang sudah dilepaskan.

Contoh Soal Teorema norton

Dua contoh soal teorema norton untuk mengetahui nilai-nilai sumber, arus dan tegangan di dalam rangkaian ekuivalen norton. Masing-masing nilai menggunakan rumus arus teorema yang berbeda.

Berikut ini adalah salah satu contoh soalnya.

1. Tentukan nilai i dengan teorema norton sumber bebas

 

 

 

  • Terlebih dulu menentukan hasil titik a-b pada R dengan rumus isc = lN karena R = 4Ω sudah dilepas.

  • Analisis mesh yaitu:

Loop l1 yaitu 1 l1 = 6A

Loop l2 yaitu

Loop l3 yaitu

Persamaan 2 dan persamaan 3 disubstitusikan:

Akhirnya,

Sekarang, menentukan Nilai RN dari sisi titik a-b. Karena semua sumber bebas dinonaktifkan.

Sedangkan, resistensi ekuivalen norton yaitu RN = 4Ω

Jadi. Nilai i adalah

2. Tentukan nilai i dengan teorema norton sumber tidak bebas

  • Melepas semua komponen yang diamati yaitu nilai isc:

  • Tentukan Voc untuk mengetahui RN yaitu:

  • Jadi, resistensi ekuivalen norton nilai i adalah 1A dengan hitungan:

Kesimpulan

Demikian pembahasan selengkapnya mengenai teorema norton hingga contoh soalnya. Mulai dari teorema norton sumber bebas dan sumber tidak bebas juga sudah dijabarkan secara tuntas pada pembahasan di atas.

Kesimpulannya adalah untuk menentukan nilai tegangan pada listrik, memang membutuhkan rumus dan perhitungan yang cermat. Hal ini akan membantu kita mengetahui masalah pada arus listrik atau komponen listrik yang lainnya. Salah satu cara atau Teknik perhitungannya yakni dengan menggunakan rumus teorema norton.

Tinggalkan komentar