Rumus Menghitung 1 kWH Berapa Watt dan Contohnya

1 kWH Berapa Watt? Mungkin kita sering mendengar tentang istilah kWh. Secara umum, kWh merupakan satuan yang sering digunakan untuk menyatakan besarnya pemakaian daya listrik.

Selain kWh, mungkin kita juga cukup familiar dengan satuan Watt. Sama seperti kWh, Watt juga digunakan sebagai satuan daya listrik. Lalu apa bedanya antara Watt dan kWh? Lalu, 1 kWh berapa Watt?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, berikut akan kami ulas secara tuntas mengenai pengertian kWh dan konversinya dengan satuan Watt. Kali ini kami juga akan membahas bagaimana cara menghitung pemakaian daya kWh. Jangan lewatkan informasi selengkapnya di bawah ini!

Pengertian kWh dan Watt

Untuk dapat mengetahui konversi antara 1 kWh berapa Watt, tentunya kita harus mengetahui pengertian mengenai masing-masing jenis satuan listrik tersebut.

  1. Pengertian kWh

kWh adalah singkatan dari Kilo Watt Hours. Fungsi utama dari kWh ini yakni untuk mengetahui banyaknya kilo Watt daya listrik. Misalnya saja daya yang dibutuhkan untuk durasi pemakaian selama satu jam.

1 kWh adalah 1.000 Watt dalam 1 jam

Contohnya apabila sebuah peralatan listrik dalam 1 jam beroperasi membutuhkan daya sebesar 1000 Watt. Maka itu artinya alat tersebut menghasilkan daya sebesar 1 kWh atau 1 Kilo Watt Hours.

  1. Pengertian Watt

Watt adalah satuan yang dipakai untuk menunjukan besaan daya listrik yang dibutuhkan. Seperti yang kita ketahui, setiap peralatan listrik biasanya memiliki watt yang beragam, bukan? Nah disinilah bisa kita hitung berapa estimasi daya listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan sebuah perangkat.

Misalnya setrika membutuhkan daya 300 Watt, lampu neon 36 watt dan lain sebagainya. Jadi secara sederhana, Watt ini merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya kebutuhan daya dari sebuah peralatan listrik untuk dapat beroperasi.

Rumus Menghitung Besarnya Daya Listrik

1 kWh berapa Watt? Mungkin ini pertanyaan yang kerap dilontarkan. Nah, untuk mengetahui 1 kWh berapa Watt jam atau 1 kWh berapa Watt detik, tentunya kita perlu mengetahui berapa lama sebuah peralatan listrik tersebut digunakan. Untuk mempermudah penghitungan besarnya daya listrik. Anda dapat menggunakan rumus berikut ini:

Daya Listrik (Watt) = (kWh : Jam) × 1000

Contoh Soal Penghitungan Besarnya Daya Listrik

Menghitung pemakaian daya KWH peralatan listrik dapat Anda lakukan dengan cukup mudah. Anda dapat melihat contoh soal berikut ini:

  • Katakanlah sebuah setrika listrik memiliki daya 300 Watt, kemudian alat tersebut digunakan selama 2 jam setiap harinya. Maka berapa besar kWh pemakaian listrik tersebut?

Diketahui:

Daya listrik: 300 Watt

Lama pemakaian: 2 jam

Ditanya: Berapa kWh pemakaian listrik?

Daya Listrik (Watt) = (kWh : Jam) × 1000

kWh = (Watt × jam) : 1000

kWh = (300 Watt × 2 jam) :1000

kWh = 600 : 1000

kWh = 0,6 kWh

  • Sebuah alat listrik menghasilkan daya sebesar 250 Watt. Kemudian alat tersebut memiliki pemakaian sebesar 1 kWh. Yang perlu diketahui yakni berapa lama alat tersebut beroperasi?

Diketahui:

Daya listrik = 250 watt

kWh = 1 kWh

Ditanya : Berapa lama pemakaian?

Daya Listrik (Watt) = (kWh : Jam) × 1000

Lama pemakaian = kWh : (Watt : 1000)

Lama pemakaian = 1 kWh : (250 Watt : 1000)

Lama pemakaian = 1 kWh : 0, 25 KW

Lama pemakaian = 4 jam

Contoh Penggunaan Listrik 1 kWh di Rumah

Contoh Penggunaan Listrik 1 kWh di Rumah
Contoh Penggunaan Listrik 1 kWh di Rumah

Listrik 1 kWh ini sebenarnya bisa digunakan untuk mengoperasikan perangkat listrik apa saja, ya? Anda bisa menggunakan daya 1 kWh ini untuk menyalakan lampu LED 10 Watt untuk satu minggu. Bersamaan dengan itu, Anda juga bisa mengoperasikan lemari es 120 Watt dan televisi 100 Watt selama kurang lebih 8 jam.

Contoh penggunaan daya listrik di atas tentunya cukup membantu Anda mempunyai gambaran pemakaian listrik sebulan, bukan? Bukan sekedar iseng memecahkan pertanyaan 1 kWh berapa Watt? namun Anda bisa mengestimasi pemakaian daya listrik di rumah.

Berapa Tarif untuk 1 KWH Listrik Rumah Anda?

Tarif Listrik per 1 kWh
Tarif Listrik per 1 kWh

Sebenarnya Anda sudah bisa memprediksi pengeluaran bulanan atau tagihan listrik rumah dalam sebulan. Tentu saja caranya yakni dengan mengetahui estimasi kebutuhan dan penggunaan daya yang digunakan setiap harinya. Setelah itu, ketahui beragam golongan listrik yang akan digunakan. Nah golongan listrik inilah yang menentukan tinggi rendahnya tarif listrik per 1 kWh nya nanti.

Semakin tinggi golongan daya listrik yang digunakan tentu saja tarifnya juga semakin mahal. Dan daya listrik paling murah yakni untuk instalasi 450 Watt. Alasan lain mengapa golongan ini ditarif dengan biaya yang lebih terjangkau yakni karena adanya subsidi dari pemerintah. Berikut ini contoh tiga jenis golongan daya listrik dan tarif per kWh nya:

  • Untuk instalasi daya listrik 450 Watt, tarif per 1 kWh nya yakni Rp. 415
  • Untuk instalasi daya listrik 900 Watt, tarif per 1 kWh nya yakni Rp. 586 untuk kategori subsidi pemerintah. Sedangkan untuk penggunaan rumah tangga mampu maka tarif per 1 kWh nya Rp. 1.352
  • Untuk instalasi daya listrik 1300 Watt hingga 2200 Wat, tarif per 1 kWh nya dikenakan 1 kWh yakni Rp. 1.467

Kesimpulan

Nah, tentu sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana cara melakukan konversi 1 kWh berapa Watt, bukan? Kemudian mengetahui juga berapa lama pemakaian dari alat listrik tersebut dalam waktu tertentu. Setelah mengetahui berapa lama pemakaian, selanjutnya Anda juga akan dapat menghitung berapa besar daya listrik yang dikeluarkan oleh sebuah peralatan listrik dalam jangka waktu satu jam.

Dengan demikian artinya Anda juga bisa memperkirakan tagihan listrik bulanan dengan mudah dan manfaat yang lain yakni Anda juga bisa menghitung dalam satu waktu bisa mengoperasikan alat elektronik apa saja di rumah. Semoga ulasan di atas sudah cukup membantu, ya?

Leave a Comment