Konektor : Pengertian, Jenis dan Fungsinya

Sebuah komputer dapat dioperasikan dengan baik saat komponen-komponen di dalamnya bisa saling terhubung dan bekerja sebagaimana mestinya. Apabila Anda membongkar CPU komputer, maka akan terlihat bagaimana masing-masing komponen tersebut saling terhubung satu sama lain.

Perangkat yang menghubungkan inilah yang disebut sebagai konektor dalam bidang elektronika. Peran komponen bernama konektor ini sangat penting. Fungsi konektor yaitu sebagai penghubung antar perangkat atau rangkaian.

Nah pembahasan lebih lengkap mengenai konektor bisa Anda simak di bawah ini. Mulai dari pengertian, jenis hingga fungsinya akan dikupas tuntas pada kesempatan kali ini.

Pengertian Konektor

gambar konektor
gambar konektor

Konektor adalah perangkat elektro-mekanikal yang digunakan untuk menyambungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya. Atau bisa juga difungsikan sebagai alat yang digunakan untuk menyambungkan antara suatu rangkaian ke rangkaian lainnya. Agar saling terhubung, maka digunakan konektor socket (female) dan plug (male).

Kini, konektor telah dikenal memiliki bermacam-macam varian. Tentu saja setiap jenis konektor ini didesain dengan fungsi yang berbeda. Misalnya saja untuk menghubungkan komputer ke proyektor biasanya menggunakan konektor HDMI (High-Definition Multimedia Interface).

Contoh lainnya yang mudah ditemui sehari – hari yakni saat Anda ingin memperoleh jaringan TV yang bagus. Umumnya Anda perlu menggunakan konektor antena TV, umumnya jenis kabel koaksial. Bahkan bisa juga digunakan sebagai konektor HP ke TV saat ini.

Jenis – jenis Konektor

Jenis konektor yang umum kita temui umumnya ada tiga jenis. Diantaranya yaitu USB (Universal Serial Bus), BNC (Bayonet Neill Concelman), dan Koaksial. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman telah muncul beragam jenisnya dengan fungsi-fungsi tertentu. Berikut ini macam-macam konektor dan fungsinya yang perlu Anda ketahui.

Jenis konektor
Jenis konektor

1. Konektor USB (Universal Serial Bus)

Konektor USB sering kita temukan pada perangkat komputer, handphone, dan kamera. Beberapa peralatan elektronika lainnya pun memakai konektor ini. Pada komputer, biasanya untuk menghubungkan komponen eksternal, seperti Mouse, Keyboard, Harddisk, dan sebagainya.

USB juga bisa Anda gunakan untuk mentrasfer file-file dari HP ke komputer dan sebaliknya. Fungsi utamanya yakni untuk memindahkan file gambar dari kamera ke komputer, dan masih banyak lagi.

Perkembangan teknologi semakin terasa pada USB. Dimana developer USB yang merupakan tujuh perusahaan besar dunia telah mengembangkan USB dengan berbagai ukuran. Misalnya saa seperti Type, Mini, dan Mikro. Berikut ini gambar dari USB male dan female.

konektor usb
konektor usb

2. Konektor Koaksial (Coaxial Connector)

Koaksial merupakan konektor kabel yang banyak dipakai untuk saluran antena TV. Koaksial berfungsi mentransmisikan sinyal dari antena menuju TV, sehingga dapat memunculkan gambar.

Penggunannya pada antena TV dikarenakan konektor koaksial mampu mengurangi noise saat frekuensi tinggi. Sebagai gambaran, berikut ini gambar konektor Koaksial.

Konektor Koaksial
Konektor Koaksial

3. Konektor BNC (Bayonet Neill Concelman)

Konektor BNC dipakai untuk mengkoneksikan sinyal antar perangkat jaringan. Jenis sinyal yang ditransmisikan antara lain analog dan digital interface, radio, penerbangan elektronik, dan peralatan uji.

BNC biasanya dipasang pada kabel koaksial sebagai transmisi sinyal TV, radio, dan komputer. BNC Connector sangat memungkinkan penangkapan sinyal secara jernih dan bebas noise.

Berikut ini gambar BNC Connector.

Konektor BNC
Konektor BNC

4. Konektor Banana (Banana Connector)

Jenis selanjutnya yaitu Banana Connector atau biasa disebut konektor 4mm karena diameter pinnya berukuran 4mm. Sesuai dengan namanya, konektor Banana memiliki bentuk seperti pisang. Ada satu atau dua spring yang menonjol, sehingga mirip pisang.

Penggunaannya seringkali ditemukan pada berbagai alat ukur, salah satunya multimeter. Selain itu, juga digunakan untuk menghubungkan speaker pada amplifier. Hal tersebut karena kemampuannya dalam melewatkan arus listrik tinggi hingga 10A.

Inilah gambar dari Banana Connector.

banana connector
banana connector

5. Konector RCA (Radio Corporation of America)

Konektor RCA atau yang seringkali kita menyebutnya A/V Jack. RCA Connector digunakan sebagai transmisi sinyal audio dan video. Untuk itu, konektor ini memiliki tiga pewarnaan yang berbeda, yakni merah, putih, dan kuning.

Cara pemasangannya perlu disesuaikan dengan kode warna yang terdapat pada konektor. Misalnya saja untuk jack berwarna merah dan putih yang difungsikan untu menyalurkan sinyal stereo. Sedangkan untuk jack berwarna kuning digunakan untuk menangkap sinyal video.

Konector RCA
Konector RCA

6. Konektor D (D Connector)

Disebut D-Connector karena bentuknya seperti huruf D. D-Connector atau D-Subminiature adalah jenis yang sering dipakai pada komputer. Konektor ini memiliki 2 sampai 3 baris pin, dimana jumlah pinnya sebanyak 9 hingga 100. Kelebihan dari konektor D yaitu meminimalisir terjadinya kesalahan pemasangan.

Berikut ini gambar D-Connector.

D-Connector
D-Connector

7. Konektor Phone (Phone Jack)

Anda jelas tidak asing dengan konektor Phone atau Phone Jack. Konektor ini seringkali dipakai untuk menyaurkan sinyal audio. Contohnya saja penggunaan yang ada pada perangkat headset, earphone, dan mikropon.

Phone Jack mempunyai 3 jenis bedasarkan ukuran diameternya, yaitu ¼ inch (6,3mm), 1/8 inch (3,5mm), dan 3/32 inch (2,5mm). Inilah gambar dari Phone Jack yang paling umum digunakan.

8. Konektor Arus DC (DC Connector)

DC Connector berfungsi untuk menyalurkan arus lisrik DC. Konektor ini memiliki bentuk silinder serta polaritas positif dan negatif. Anda bisa menemukan konektor kabel listrik arus DC tersebut  pada adaptor telepon, adaptor laptop, dan lainnya.

Berikut ini gambar DC Connector.

DC-konektor
DC-konektor

9. Modular Connector

Pemakaian Modular Connector atau RJ Connector umumnya terkait dengan jaringan telekomunikasi atau komputer. Misalnya seperti pada telepon rumah dan kabel LAN (Local Area Network). Untuk jenis Modular Connector yang paling familiar bagi kebanyakan orang ialah RJ45 (8 Pin 8 Contact).

Jenis RJ ini biasanya dipakai dalam pemasangan jaringan komputer. Sementara itu, pada telepon rumah menggunakan RJ11 (6 Pin 2 Contact) atau RJ14 (6 Pin 4 Contact).

Berikut gambar dari Modular Connector.

modular konektor
modular konektor

10. Konektor PCB (PCB Connector)

Terakhir yaitu PCB Connector yang digunakan untuk menghubungkan antar rangkaian PCB. Kita tidak bisa melihat bentuk pemasangannya, karena terdapat di dalam alat elektronik. Modelnya pun cukup beragam, bergantung peruntukannya.

Berikut ini gambar dari PCB Connector.

pbc connector
pbc connector

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang konektor, jenis dan fungsnya. Simpulan dari pembahasan di atas ialah konektor merupakan alat untuk menghubungkan antar perangkat atau rangkaian. Dimana jenis konektor yang paling banyak digunakan yakni USB, Koaksial, BNC, dan sejenisnya.

Leave a Comment