Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin

Bagaimana cara mengukur kapasitor kipas angin? Ada banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk mengukur kapasitor kipas angin yaitu dengan menggunakan multitester, stop kontak, dicoba langsung dan bisa juga menggunakan AVO meter. Untuk memahaminya silahkan baca artikel kali ini sampai habis.

Apa itu kapasitor dan apa pentingnya kita perlu mengetahuinya? Kapasitor adalah komponen penyusun dalam kipas angin yang mempunyai peran penting. Apabila komponen ini bermasalah, tentu saja kipas angin tidak bisa berfungsi dengan baik. Itulah mengapa sangat penting bagi Anda mengetahui apa itu kapasitor dan perawatannya.

Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai apa itu kapasitor secara lebih lengkap.  Mulai dari pengertian, fungsi hingga cara mengukur kapasitor kipas angin.  Simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Kapasitor dan Fungsinya Pada Kipas Angin

Kapasitor merupakan salah satu komponen utama yang tertanam di dalam kipas angin. Komponen ini berfungsi sebagai perangkat yang berguna untuk menyimpan energi listrik cadangan. Jadi pada saat kipas angin pertama kali dinyalakan, baling-balingnya akan dapat langsung berputar.

Hal tersebut dikarenakan kapasitor menyimpan energi listrik sebagai cadangan. Jadi, apabila kapasitor rusak. Maka kipas angin tidak dapat berputar ketika pertama kali dinyalakan.

Cara Kerja Kapasitor Pada Kipas Angin

Pada dasarnya motor listrik membutuhkan energi yang besar untuk dapat bekerja pada putaran awal. Dengan adanya kapasitor yang sudah menyimpan energi listrik, maka kipas angin dapat langsung menggerakkan baling-baling ketika alat tersebut dinyalakan.

Namun ketika kipas angin sudah berputar, maka secara otomatis kapasitor akan terputus dari aliran listrik. Jadi secara singkat, muatan listrik yang terdapat pada kapasitor inilah yang membantu motor listrik untuk melakukan starting winding.

Anda dapat melihat bagaimana cara kerja kapasitor kipas angin pada gambar di bawah ini!

cara kerja kapasitor kipas angin
cara kerja kapasitor kipas angin

Bagaimana Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin?

Apabila kipas angin bermasalah, misalnya tidak dapat berputar pada saat dinyalakan. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan akibat rusaknya kapasitor pada perangkat listrik tersebut. Lalu bagaimana mengetahui seberapa baik kondisi kapasitor kipas angin? Cara termudah yakni Anda perlu mengetahui cara mengukur kapasitor kipas angin.

Nah, pengukuran inilah yang bisa menunjukan seberapa baik fungsi komponen kapasitor kipas angin. Untuk melakukan pengukuran pada kipas angin dapat dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya adalah seperti berikut ini.

1. Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Multitester

Cara mengukur kapasitor yang pertama yakni dengan menggunakan alat bernama multitester. Nah, multitester yang dapat Anda gunakan untuk mengukur kapasitor ada dua jenis. Keduanya yakni multitester versi analog dan digital. Simak informasi selengkapnya mengenai cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester berikut ini:

  • Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Multitester Analog
cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester analog
cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester analog

Mengukur kapasitor menggunakan multitester analog sangat mudah untuk dilakukan. Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama, pastikan kabel kipas angin sudah tercabut dari stop kontak.
  2. Buka bagian kipas angin yang digunakan untuk tempat kapasitor.
  3. Pisahkan rangkaian dan terminal kapasitor. Tujuannya adalah agar hasil pengukuran tidak berpengaruh terhadap lilitan dinamo (coil).
  4. Jika kapasitor masih bagus. Maka jarum akan menunjuk ke angka 55 Ohm atau ke sebelah kanan. Lalu kemudian jarum penunjuk akan kembali lagi ke sebelah kiri pada posisi angka 0.
  5. Tapi apabila jarum penunjuk pada multitester tidak bergerak. Atau bergerak secara tidak beraturan maka kapasitor tersebut dipastikan rusak.
  • Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Multitester Digital
Cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester digital
Cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester digital

Cara mengukur kapasitor kipas angin dengan multitester digital tidak jauh berbeda dengan versi analog. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Pertama siapkan multitester digital yang masih berfungsi dengan baik.
  2. Atur skala multitester pada posisi 2000k.
  3. Hubungkan ujung probe merah dan probe hitam pada setiap kabel.
  4. Jika display bergerak dari angka 1 menuju angka 1.300, lalu kembali lagi ke angka 1. Itu artinya multitester dalam keadaan normal.
  5. Namun jika display tidak kembali ke angka 1, atau tidak menunjukkan angka. Maka kapasitor kemungkinan bermasalah.

2. Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Stop Kontak

Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Stop Kontak
Mengukur Kapasitor Kipas Angin Menggunakan Stop Kontak

Apakah Anda ingin mengecek kapasitor namun tidak memiliki multitester? Jika demikian jangan khawatir, karena Anda pun tetap dapat mengecek kapasitor meski tanpa menggunakan alat tersebut.

Bagaimana cara cek kapasitor kipas angin tanpa multitester? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  • Pertama-tama buka ujung kabel yang terdapat pada kapasitor. Pastikan kuningan kabel terlihat dengan jelas dari luar.
  • Masukan bagian kuningan pada stop kontak dan biarkan selama beberapa saat.
  • Hubungkan kedua kuningan yang sudah dimasukkan dalam stop kontak.
  • Bila terjadi percikan, ini artinya kapasitor masih berfungsi. Apabila tidak terjadi percikan, kemungkinan besar komponen elektronik tersebut sudah rusak.

3. Cek Kapasitor Dengan Memasangkan Langsung Pada Kipas

Cek Kapasitor Dengan Memasangkan Langsung Pada Kipas
Cek Kapasitor Dengan Memasangkan Langsung Pada Kipas

Cara mengukur kapasitor yang selanjutnya adalah dengan memasangkannya langsung pada kipas angin. Namun hal ini terjadi apabila Anda ingin memberikan pengganti kapasitor kipas angin dengan yang baru. Namun tidak hanya berlaku untuk kapasitor baru, komponen lama pun dapat dicek dengan metode yang satu ini.

Simak tips tentang cara mengukur kapasitor kipas angin berikut ini:

  • Pertama, hubungkan konektor dari kapasitor pada mesin kipas angin.
  • Kemudian nyalakan tombol power pada kipas angin.
  • Amati pergerakan dari alat listrik tersebut.
  • Jika kipas angin berputar dengan cepat dan normal, artinya kapasitor masih berfungsi dengan baik.
  • Apabila putaran baling-baling kipas bergerak lambat atau tidak berputar. Maka kapasitor tersebut dapat dipastikan rusak atau bermasalah.

4. Mengecek Kapasitor Kipas Angin Menggunakan AVO Meter

cara cek kapasitor dengan avometer
cara cek kapasitor dengan avometer

AVO meter merupakan singkatan dari Ampere Volt Ohm meter. Yang perlu diketahui bahwa AVO meter bukanlah alat yang dikhususkan untuk mengecek kapasitas dari kapasitor, ya? Namun alat ini ternyata juga dapat digunakan untuk mengukur apakah kapasitor masih berfungsi dengan baik ataukah tidak.

AVO meter dapat digunakan untuk mengukur berbagai jenis kapasitor, baik polar ataupun non polar. Namun kali ini, kami akan mengulas mengenai cara mengukur kapasitor non polar menggunakan AVO meter. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  • Siapkan AVO meter dan kapasitor yang akan diukur.
  • Tempatkan range AVO meter pada Ω dengan skala tertinggi. (10 Ω sampai dengan 100 Ω )
  • Hubungkan probe merah pada terminal 1 dan probe hitam pada terminal 2.
  • Setelah itu, Anda dapat melihat hasilnya.
  • Amati apakah layar kapasitor bergerak jauh, kemudian kembali turun ke posisi awal. Jika iya, artinya kapasitor kipas angina masih dalam keadaan yang
  • Namun bagaimana jika jarum justru tetap diam diposisi awal atau bergerak tidak beraturan? Maka hal tersebut menunjukkan bahwa kapasitor kipas angina sudah dalam keadaan tidak baik bahkan mengalami kerusakan.

Baca juga artikel terkait dengan :

Bisakah Kipas Angin Tanpa Kapasitor?

Seperti yang kita ketahui, kapasitor merupakan komponen yang cukup penting dalam perangkat elektronik kipas angin. Namun, adakah kipas angin tanpa kapasitor?

Berbicara tentang kipas angin yang tanpa menggunakan kapasitor sebenarnya tetap ada. Contohnya jenis kipas angin DC yang biasa digunakan pada laptop, DVD, CPU dan lain sebagainya. Katakanlah kipas angin di dalam laptop Anda, bisa dikatakan alat ini bisa berputar bahkan tanpa kapasitor penunjangnya, bukan?

Hal tersebut karena kipas angin dengan arus DC memang bisa didesain tanpa kapasitor. Namun, kipas angin yang biasa kita gunakan sehari-hari yang menggunakan jenis arus AC. Jadi memang tetap harus menggunakan kapasitor untuk dapat beroperasi, terutama pada pengoperasian awal dari alat elektronik tersebut.

Kesimpulan

Bagaimana, sampai disini tentu semakin faham apa itu kapasitor dan cara kerjanya, ya? Bukan itu saja, tutorial mengenai beragam cara mengukur kapasitor kipas angin di atas juga bisa Anda coba terapkan. Saatnya cek dan pastikan seberapa baik kondisi kapasitor kipas angin Anda di rumah.

Beberapa cara pengukuran kapasitor bisa dicoba sesuai dengan kebutuhan atau ketersediaan alat. Misalnya saja alat pengukuran seperti multimeter atau AVO meter. Bahkan jika terbatas, Anda bisa mengecek kapasitor tanpa alat sekalian. Caranya yakni dengan mengeceknya secara langsung pada kipas angin.

Cara termudah pengukur kapasitor menggunakan alat yakni amati jarum yang ada di layar. Jika jarum tersebut bergerak normal dari titik awal menuju titik batas kapasitas lalu kembali lagi pada titik awal. Ini menunjukan bahwa kapasitor pada kipas angin Anda masih dinyatakan dalam keadaan baik.

Namun lain ceritanya apabila jarum penunjuk pada alat pengukuran bergerak tidak beraturan atau diam di tempat. Bisa dikatakan kapasitor kipas angin memang bermasalah atau rusak. Bagaimana, cukup mudah untuk dipahami, bukan? Semoga ulasan di atas sudah cukup membantu, ya? Selamat mencoba mengukur kapasitor kipas angin Anda setelah ini.

Leave a Comment