Cara Memperbaiki Kipas Angin Rusak dan Perawatannya

Bagaimana cara memperbaiki kipas angin yang rusak? Mungkin artikel ini akan membantu kamu dalam mengetahui penyebab kerusakan, langkah-langkkah yang harus dilakukkan dalam perbaikan serta cara merawat kipas angin.

Kipas angin sepertinya menjadi salah satu peralatan elektronik yang umum ada di setiap rumah. Bagi mereka yang belum memiliki AC, kipas angin tentu menjadi opsi terbaik yang bisa dimiliki. Terutama di Indonesia yang terkenal dengan iklim tropis, ya?

Namun, pernahkah Anda mendapati kipas angin rusak? Kipas angin yang rusak tentunya menjadi masalah tersendiri. Tapi jangan khawatir, karena dalam artikel kali ini kita akan membahas tuntas mengenai kipas angin. Mulai dari penyebab kerusakan, cara memperbaiki kipas angin, hingga tips perawatannya. Jadi, jangan lewatkan informasi selengkapnya di bawah ini, ya?

Bagaimana Cara Memperbaiki Kipas Angin?

cara memperbaiki kipas angin rusak
cara memperbaiki kipas angin rusak

Kipas angin adalah peralatan elektronik yang memiliki fungsi untuk menyegarkan udara. Jadi, alat ini berfungsi untuk menghasilkan angin sekaligus berperan sebagai pendingin ruangan. Bisa dikatakan, kipas angin bisa menjadi peralatan elektronik yang wajib dimiliki jika di rumah Anda belum memiliki AC.

Kipas angin sendiri cara kerjanya menggunakan motor listrik. Itulah mengapa baling-baling kipas bisa terus berputar dengan ritme kecepatan tertentu. Nah, berikut ini beberapa fungsi kipas angin yang penting untuk Anda ketahui:

  • Meningkatkan sirkulasi udara.
  • Menghasilkan udara yang lebih segar dan
  • Menghindari ruangan dari bau pengap
  • Membuat pewangi ruangan lebih tersebar rata di ruangan

Mengenal Komponen Kipas Angin dan Fungsinya

Komponen Kipas Angin
Komponen Kipas Angin

Sebelum mengetahui mengenai cara memperbaiki kipas angin, tentu penting juga untuk mengetahui bagian dari peralatan elektronik yang satu ini. Nah apa saja komponen yang terdapat dalam satu buah kipas angin? Berikut ini penjabaran lengkap dengan pengertian masing – masing komponen penyusunnya.

1. Dinamo Penggerak

Komponen kipas angin yang pertama adalah dinamo penggerak. Dinamo ini merupakan komponen yang memiliki fungsi sangat vital dan penting untuk alat elektronik tersebut. Dinamo memiliki kegunaan untuk menggerakkan baling-baling pada kipas. Inilah alasan mengapa peralatan elektronik ini dapat berputar dan menghasilkan angin.

2. Kapasitor

Kapasitor berfungsi untuk menyimpan energi listrik. Nah, energi listrik yang disimpan ini nantinya digunakan pada saat putaran awal dinamo dari mesin penggerak. Jadi ketika kipas angin berputar, maka secara otomatis kapasitor akan terputus dari aliran listrik. Pada kipas angin, kapasitornya biasanya berukuran 1,5 μF sampai 3 μF.

3. Baling-Baling

Baling-baling disebut juga sebagai daun kipas. Baling-baling berfungsi untuk berputar serta menghasilkan angin. Cara kerjanya yaitu dengan menghisap angin dari luar, kemudian menghembuskannya kembali pada arah yang sebaliknya.

4. Pelindung (Tralis)

Tralis kipas angin sering disebut juga sebagai pelindung atau kerangka. Komponen kipas angin yang satu ini biasanya terbuat dari bahan kawat, serta memiliki bentuk yang khas sesuai dengan modelnya.

Pelindung atau tralis berfungsi untuk melindungi kipas angin, terutama pada bagian baling-baling. Dengan adanya pelindung, maka pada saat kipas berputar baling-baling  tidak akan terhambat. Misalnya tanpa sengaja tangan kita berada dalam posisi dekat dengan alat tersebut. Maka tralis ini juga akan melindungi supaya tangan tidak terluka akibat terkena putaran baling-baling.

5. Cover Mesin

Cover mesin fungsinya adalah untuk melindungi sekaligus sebagai tempat dudukan bagi dinamo penggerak. Bahan untuk cover mesin biasanya menggunakan isolator yang bersifat tahan panas.

6. Gear Box

Pada umumnya kipas angin dapat diatur supaya dapat bergerak ke kanan atau ke kiri. Lebih umumnya disebut dengan istilah ‘mode swing’. Komponen yang berfungsi untuk membuat alat elektronik ini dapat melakukan fungsi tersebut adalah gear box. Gear box merupakan roda gigi, dimana untuk melakukan pengaturannya harus menggunakan tuas panel.

7. Batang Penyangga

Batang penyangga sering disebut juga sebagai tiang dari sebuah kipas angin. Bentuknya sangat bervariasi, ada yang panjang dan ada pula yang pendek. Anda juga dapat menemukan jenis batang penyangga yang panjang dan pendeknya dapat disesuaikan dan diatur sedemikian rupa.

8. Panel Kontrol

Panel kontrol merupakan tombol-tombol yang berfungsi untuk mengatur mesin. Panel kontrol terdiri dari beberapa pengaturan. Diantaranya untuk mengatur kecepatan perputaran, pergerakan kipas angin, hingga untuk menghidupkan dan mematikan alat elektronik tersebut.

9. Colokan dan Kabel

Colokan dan kabel juga elemen yang tidak dapat dipisahkan dari perangkat elektronik kipas angin. Fungsi dari keduanya adalah untuk menghubungkan alat elektronik dengan sumber listrik. Pada umumnya, colokan dan kabel memiliki dua batang terminal. Yang mana terminal ini nantinya akan disambungkan langsung dengan stop kontak.

Penyebab Kerusakan Pada Kipas Angin dan Cara Memperbaikinya

Sebagai alat elektronik, kipas angin juga rentan mengalami kerusakan. Penyebab kerusakannya tentu saja ada berbagai macam. Mulai dari kerusakan pada dinamo, terjadi konslet dan lain sebagainya. Lalu, bagaimana cara memperbaiki kipas angin?

Berikut akan kami ulas secara tuntas mengenai penyebab kerusakan pada kipas angina serta bagaimana cara memperbaikinya. Setelah membacanya, pastikan Anda memperbaiki kipas angin sesuai dengan penyebab kerusakannya, ya?

1. Penyebab Kipas Angin Tidak Bisa Berputar

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kipas angin menjadi tidak berputar. Diantaranya seperti ada bushing yang patah atau rusak. Kerusakan pada komponen ini mengakibatkan kipas angin tidak dapat berputar sebagaimana fungsinya.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Tidak Bisa Berputar

Cara Memperbaiki Kipas Angin Tidak Bisa Berputar
Cara Memperbaiki Kipas Angin Tidak Bisa Berputar

Cara memperbaiki kipas angin tidak berputar sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya perlu memeriksa bagian dudukan bushing pada alat tersebut. Apabila dudukan bushing telah dipasang dengan baik, maka dapat dipastikan kipas akan berfungsi secara normal kembali.

Berikut tutorial mengenai cara mengganti bushing pada kipas angin:

  • Pertama-tama buka cover atau penutup kipas.
  • Lepaskan empat baut yang posisinya berada di dekat kumparan.
  • Periksa dudukan bushing, apabila rusak Anda dapat menggantinya dengan yang baru.
  • Selanjutnya, pasang kembali keempat baut dekat kumparan.
  • Hidupkan tombol power untuk mengecek apakah kipas sudah berfungsi seperti sediakala.
  • Apabila sudah selesai, pasang kembali penutup kipas angin.

2. Penyebab Kipas Angin Mati Total

Kipas angin mati total memiliki ciri-ciri yang khas. Yaitu ketika perangkat elektronik tersebut sama sekali tidak mau berputar atau lampu-lampunya tidak dapat menyala. Penyebabnya ada beberapa macam, salah satunya adalah karena aliran listrik pada kipas angin terputus.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total

Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total
Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total

Adapun cara memperbaiki kipas angin mati total adalah sebagai berikut :

  • Hal pertama yang harus dilakukan pada kipas anging yang mati total adalah memeriksa bagian steker dan kabel.
  • Anda dapat menggunakan alat khusus seperti multitester untuk mengetahui apakah bagian tersebut masih berfungsi dengan baik ataukah tidak.
  • Caranya yaitu dengan menggabungkan ujung probe pada multitester, kemudian disambungkan pada kipas angin.
  • Apabila multitester bergerak ke bagian kanan, kemudian kembali lagi ke posisi awal dengan gerakan yang stabil. Maka itu artinya steker dan kabel masih dalam keadaan baik.
  • Namun apabila jarum pada multitester bergerak tidak beraturan atau diam, artinya steker dan kabel rusak.
  • Jika demikian, Anda hanya cukup mengganti komponen tersebut dengan yang baru agar kipas angin dapat kembali beroperasi.

3. Penyebab Kipas Angin Berputar Namun Lampu Tidak Menyala

Seringkali kita mendapati kipas angin yang dapat bergerak normal, namun lampunya tidak menyala. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya terjadinya kerusakan pada kapasitor, poros kipas, atau bahkan gulungan kabel dan kawat fuse.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Namun Lampu Tidak Menyala

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Namun Lampu Tidak Menyala
Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Namun Lampu Tidak Menyala

Apabila Anda berada dalam kondisi tersebut, lakukan beberapa langkah untuk memperbaiki kipas angin yang berputar namun lampu tidak menyala diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama-tama buka mesin kipas angin, kemudian periksa bagian poros dari alat elektronik tersebut.
  • Beri pelumas pada poros, tujuannya adalah agar baling-baling dapat lancar berputar.
  • Periksa bagian kapasitor, jika rusak maka Anda dapat menggantinya dengan yang baru.
  • Periksa juga bagian gulungan kabel dan fuse. Anda dapat mengecek menggunakan avometer atau multitester seperti cara yang telah di ulas sebelumnya.
  • Apabila gulungan kabel atau fuse mengalami kerusakan, Anda tinggal menggantinya dengan yang baru.

4. Penyebab Kipas Angin Berputar Pelan

Pernahkah Anda mengalami ada kipas angin yang meskipun berputar, tetapi sangat lambat? Perputaran yang lambat pada kipas angin disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya kurangnya daya listrik atau poros kipas angin yang kering.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Pelan

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Pelan
Cara Memperbaiki Kipas Angin Berputar Pelan

Cara memperbaiki kipas angin yang putarannya lambat adalah sebagai berikut:

  • Periksa kestabilan tegangan listik rumah menggunakan alat khusus seperti multitester atau AVO meter.
  • Jika perputaran kipas angin yang pelan adalah karena disebabkan oleh daya listrik yang rendah. Anda dapat memasang stabilizer untuk menyetabilkan tegangan.
  • Setelah tegangan listrik normal, beri pelumas pada bagian poros kipas angin agar tidak kering.

5. Penyebab Kipas Angin Berdengung

Pernahkah Anda mengalami atau merasa terganggu akibat kipas angin yang berdengung dengan berisik? Kipas angin menjadi berdengung disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya karena baut listrik yang longgar atau karena bagian porosnya terlalu kering.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berdengung

Cara Memperbaiki Kipas Angin Berdengung
Cara Memperbaiki Kipas Angin Berdengung

Cara memperbaiki kipas angin yang berdengung dapat dilakukan dengan mudah. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut ini:

  • Pertama-tama periksa posisi baut pada kipas angin.
  • Apabila baut mengalami kelonggaran, kencangkan dengan menggunakan tespen.
  • Beri pelumas pada kumparan agar bagian tersebut tidak kering dan macet.

6. Penyebab Kipas Angin Konslet

Kipas angin konslet terjadi karena berbagai alasan, diantaranya karena adanya masalah yang terjadi pada salah satu komponen dari alat tersebut.

Cara Memperbaiki Kipas Angin Konslet

Cara Memperbaiki Kipas Angin Konslet
Cara Memperbaiki Kipas Angin Konslet

Cara memperbaiki kipas angin konslet dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang cukup mudah untuk dicoba yakni sebagai berikut:

  • Memeriksa bagian kabelnya, terutama bagian steker dan stopkontak. Apabila ada yang rusak, Anda hanya perlu mengganti komponen tersebut.
  • Periksa pemutus sirkuit dan pastikan sirkuit tersambung dengan benar.
  • Periksa sikring kipas, apabila tidak berfungsi Anda dapat mengganti komponen tersebut.
  • Kipas angin konslet bisa disebabkan karena kabel bagian dalamnya mengalami masalah. Oleh karena itu, Anda juga perlu memeriksa kabel bagian dalam dan mengeceknya.
  • Debu dan kotoran bisa menjadi pemicu kipas angin bermasalah. Karenanya, bersihkan bagian-bagian kipas angin, terutama bagian bantalan belakang kipas.
  • Berikan pelumas pada mesin kipas untuk menghindari mesin menjadi kering dan macet.

7. Penyebab Kerusakan Kipas Angin Pada Kapasitor

Kapasitor merupakan komponen yang membantu kipas angin untuk berputar pada putaran awal. Apabila kapasitor mengalami kerusakan, maka alat tersebut juga akan bermasalah.

Cara Memperbaiki Kerusakan Kipas Angin Pada Kapasitor

Cara Memperbaiki Kerusakan Kipas Angin Pada Kapasitor
Cara Memperbaiki Kerusakan Kipas Angin Pada Kapasitor

Cara memperbaiki kipas angin dengan masalah tersebut adalah sebagai berikut :

  • Buka cover batok pada bagian belakang kipas angin.
  • Pastikan steker sudah dicopot terlebih dahulu.
  • Periksa bagian dynamo dan thermofuse.
  • Pastikan bagian bearing dan bushing masih dapat berputar dengan normal.
  • Apabila kapasitor bermasalah, ganti komponen tersebut dengan yang baru.
  • Rangkai kembali setiap komponen kipas angin seperti semula.

8. Dinamo Kipas Angin Rusak

Kipas angin bermasalah juga bisa dikarenakan bagian dinamonya yang rusak atau kotor.

Cara Memperbaiki Dinamo Kipas Angin Rusak

Cara Memperbaiki Dinamo Kipas Angin Rusak
Cara Memperbaiki Dinamo Kipas Angin Rusak

Adapun cara memperbaiki dinamo kipas angin yang rusak adalah sebagai berikut:

  • Buka kipas angin pada bagian dinamo.
  • Bersihkan poros rotor serta as kipas dari kotoran atau debu yang mungkin menempel di
  • Periksa sambungan panel pada kipas angin.
  • Cari bagian sekring serta bagian thermofuse.
  • Jika terjadi kerusakan, ganti komponen tersebut dengan yang baru.
  • Pasang kembali dinamo kipas angin seperti sediakala.

Cara Merawat Kipas Angin

Setelah mengetahui tentang cara memperbaiki kipas angin. Selanjutnya kita juga akan membahas mengenai tips-tips untuk merawat kipas angin. Agar alat elektronik tidak mudah rusak dan awet, tentunya harus diimbangi dengan perawatan yang tepat.

Bagaimana cara merawat kipas angin yang baik dan benar? Berikut ini beberapa kebiasaan yang bisa membuat kipas angin Anda lebih awet dan tetap berfungsi dengan baik.

1. Bersihkan Kipas Angin Secara Berkala

Debu atau kotoran yang menempel pada kipas dapat membuat kipas menjadi macet atau rusak. Oleh karenanya, Anda perlu membersihkan kipas angin secara berkala untuk menjaga fungsinya tetap normal. Debu yang menumpuk di dalam komponen bagian dalam juga perlu dibersihkan secara berkala, ya?

2. Bersihkan Dinamo Kipas Angin

Dinamo kipas angin terletak di bagian dalam dan tertutup oleh casing kipas. Hal ini berakibat buruk, karena bagian tersebut tersembunyi dan sering terdapat debu atau kotoran yang mengendap. Oleh karenanya, Anda juga perlu membersihkan bagian dinamo ini secara berkala.

Agar tidak terjadi konsleting, sebaiknya dinamo tidak dibersihkan dengan air. Anda dapat menggunakan vacum cleaner atau sikat gigi untuk mengangkat debu yang menempel pada bagian tersebut.

3. Cuci Bagian Non Mesin

Bagian non mesin seperti baling-baling atau tralis dapat dicuci menggunakan air untuk menghilangkan kotoran. Anda juga dapat membersihkan dudukan dan badan kipas menggunakan lap bersih. Agar alat elektronik tersebut tetap terawatt, setidaknya Anda perlu memeriksa kebersihan komponen kipas secara berkala.

4. Berikan Pelumas Dinamo

Kerusakan kipas angin juga sering dipicu karena dinamo macet atau kering. Oleh sebab itu, Anda dapat memberikan pelumas pada dinamo secara berkala agar komponen tersebut tidak mudah kering dan aus.

Kesimpulan :

Sebagai peralatan elektronik yang memiliki fungsi yang sangat penting, kipas angin perlu dijaga dan dirawat dengan benar. Apabila kipas angin rusak, Anda tidak perlu buru-buru membuangnya dan membeli yang baru. Anda bahkan juga tidak perlu langsung mendatangi tukang service karena Anda juga dapat memperbaikinya sendiri di rumah.

Karena memiliki rangkaian simpel, memperbaiki perangkat elektronik seperti kipas angin tidaklah sulit. Cara memperbaiki kipas angin sangat sederhana. Anda hanya perlu memeriksa bagian kabel, dinamo, kapasitor, dan berbagai komponen yang lainnya untuk mengecek adanya kerusakan. Nah, bagaimana sampai disini sudah cukup faham bagaimana cara memperbaiki kipas angin yang rusak? Semoga ulasan di atas cukup membantu Anda memangkas biaya perawatan apalagi membeli kipas angina yang baru, ya?

Leave a Comment