Korsleting Listrik : Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Listrik menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena kegiatan yang kita lakukan sehari-hari membutuhkan adanya tenaga listrik.

Dalam pemakaian terkecil seperti skala rumah tangga contohnya. Berbagai peralatan elektronik mulai dari lampu, mesin cuci, televisi, kulkas dan lain sebagainya membutuhkan energi listrik untuk dapat beroperasi dan menjalankan fungsinya.

Namun tahukah Anda, bahwa listrik juga membutuhkan perhatian khusus dari penggunanya. Karena jika terabaikan, maka dapat mengakibatkan resiko yang fatal. Salah satunya yaitu bisa terjadi resiko korsleting listrik.

Untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan akibat listrik, sebaiknya Anda mengetahui mengenai apa itu korsleting listrik, penyebab, hingga cara mengatasinya. Informasi selengkapnya akan dibahas pada artikel berikut ini!

Pengertian Korsleting Listrik

korsleting listrik adalah
korsleting listrik adalah

Korsleting listrik secara umum adalah adanya kerusakan pada jaringan yang diakibatkan karena hubungan arus pendek listrik.

Jadi dalam sebuah jaringan, arus listrik mengalami penyimpangan dari garis kabel yang telah dipasang.

Penyimpangan ini mengakibatkan jaringan arus lebih pendek dari yang seharusnya dilalui. Jadi arus listrik melalui jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan kabel yang terpasang.

Karena hubungan pendek arus listrik ini, maka mengakibatkan beragam resiko yang tidak diinginkan. Salah satunya terjadinya benturan antara arus bermuatan positif dengan negative sehingga memicu korsleting.

Adanya korsleting pada listrik ini tentu saja tidak boleh disepelekan. Karena berbagai dampak buruk yang merugikan manusia bisa terjadi.

Misalnya saja mulai dari resiko munculnya percikan api, sengatan listrik, hingga terjadinya kebakaran bisa timbul akibat adanya korsleting listrik.

Apa Saja Penyebab Korsleting Listrik?

penyebab korsleting listrik
penyebab korsleting listrik

Korsleting listrik terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari faktor internal, hingga beragam faktor eksternal yang disebabkan oleh manusia sebagai penggunanya.

Berikut beberapa referensi mengenai penyebab korsleting listrik yang perlu Anda ketahui. Semoga membantu Anda mengantisipasi terjadinya korsleting listrik di sekitar.

1. Proses Penyambungan Kabel yang Kurang Sempurna

Faktor pertama yang menyebabkan terjadinya korsleting adalah dari segi penyambungan kabel. Dimana penyambungan kabel sebaiknya dilakukan dengan rapi, kemudian isolator juga terpasang dengan rapat.

Penyambungan kabel yang kurang sempurna dapat menyebabkan resiko berbahaya. Hal ini karena arus listrik dapat keluar dari jalur, kemudian memicu terjadinya arus pendek listrik.

2. Kabel Rusak Atau Terkelupas

Korsleting juga dapat diakibatkan karena adanya kabel jaringan yang mengalami kerusakan. Misalnya kondisi kabel terkelupas, baik karena faktor sudah lama digunakan ataupun terkena gigitan hewan.

Kabel yang rusak dan juga terkelupas ini juga mempunyai resiko yang sangat berbahaya. Tidak hanya dapat mengakibatkan sengatan listrik saja, tetapi juga dapat mengakibatkan korsleting, hingga memicu terjadinya kebakaran.

3. Isolasi Kawat Sirkuit Rusak

Penyebab korsleting listrik yang selanjutnya adalah karena isolasi kawat sirkuit yang rusak. Rusaknya isolasi kawat sirkuit, akan membuat kabel panas yang mengandung arus listrik bersentuhan dengan kabel netral.

Selanjutnya, ketika kedua komponen tersebut bertemu dan saling bersentuhan, maka akan memicu terjadinya korsleting pada jaringan listrik.

4. Komponen Listrik Tidak Sesuai

Pada saat memasang kabel, sebaiknya juga harus disesuaikan dengan besarnya arus listrik. Jadi ketika arus listrik semakin besar, maka komponen kabel yang digunakan juga seharusnya mengikuti tingkat besarannya.

Selain itu, kualitas kabel juga berpengaruh terhadap kinerja dari benda tersebut. Pastikan untuk memilih kabel berkualitas, serta sudah berstandar SNI. Karena ini sangat berpengaruh pada keamanan serta keawetan kabel.

5. Colokan Listrik Menumpuk

Pemasangan colokan listrik yang menumpuk juga dapat memicu terjadinya korsleting listrik. Jika terlalu banyak menumpuknya kontak T dan jenis colokan yang lainnya, maka akan memicu terperangkapnya suhu panas. Seperti yang kita ketahui, bahwa suhu panas yang diakibatkan oleh energi listrik ini dapat memicu terjadinya korsleting.

Selain itu, colokan listrik juga perlu dijauhkan dari sumber air dan sumber panas. Misalnya saja seperti dispenser, kulkas, kompor dan lain sebagainya. Karena jika colokan listrik terkena air atau panas berlebih, itu juga dapat memicu korsleting.

6. Penggunaan Alat Listrik Yang Berlebihan

Perangkat elektronik yang dipakai secara berlebihan, akan memicu timbulnya panas. Ini juga dapat menjadi penyebab terjadinya kebakaran dan konslet pada jaringan.

Oleh sebab itu, ketika perangkat elektronik terasa panas setelah lama penggunaan, Anda dapat menghentikan pemakaian secara sementara.

Kemudian membiarkan perangkat tersebut beristirahat untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat pemakaian yang berlebihan.

7. Sumber Listrik Ilegal

Selain melanggar aturan, melakukan modifikasi pada kWh meter juga tidak disarankan. Karena hal ini dapat menjadi penyebab korsleting listrik di rumah.

KWh meter biasanya dimodifikasi untuk berbagai keperluan. Diantaranya yaitu untuk meningkatkan daya listrik agar lebih besar dibandingkan daya normalnya.

Sumber listrik ilegal yang besarannya melebihi batas normal ini berbahaya bagi jaringan listrik. Hal ini karena dapat memicu terjadinya hubungan pendek arus listrik. Jadi, pastikan sumber listrik yang Anda gunakan tergolong legal agar keamanan pemakaiannya terjamin.

Waspada, Berikut Tanda – tanda Korsleting Listrik!

tanda-tanda korsleting listrik
tanda-tanda korsleting listrik

Korsleting listrik penyebab kebakaran menjadi kasus yang umum kita dengar. Hal ini bukan berita isapan jempol belaka. Karena percikan api yang ditimbulkan dari jaringan listrik yang mengalami korsleting dapat mengakibatkan bahaya yang besar. Salah satunya yaitu terjadinya kebakaran.

Untuk mencegah masalah ini menyebar dan berakibat fatal, tidak ada salahnya untuk mengetahui mengenai tanda-tanda korsleting listrik. Nah, apa saja kira-kira? Simak beberapa tanda berikut :

1. Stop Kontak Panas

Ketika Anda mendapati stop kontak cepat panas, maka hal ini perlu diwaspadai. Karena bisa jadi itu dikarenakan peralatan listrik yang dipakai secara berlebihan, sehingga mengakibatkan panas.

2. Lampu Rumah Redup

Lampu rumah menjadi redup atau mati dan menyala berkali-kali. Juga dapat dijadikan indikasi adanya anomali pada rangkaian.

Hal tersebut menandakan adanya hal yang tidak beres pada jaringan dan bisa saja itu akibat dari adanya hubungan pendek arus listrik.

3. Kabel Longgar

Tanda yang selanjutnya adalah adanya kabel listrik yang longgar. Dimana kabel longgar dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya yaitu karena rangkaian listrik tidak terpasang sebagaimana mestinya.

Kabel yang terlalu longgar ini sangat berpotensi membuat aliran arus listrik bersentuhan dengan kabel netral. Yang mana hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya korsleting listrik.

4. Ada Bau Kabel Terbakar

Pernahkah Anda mencium bau kabel terbakar di rumah? Jika hal ini terjadi, maka kondisi tersebut perlu diwaspadai dan ditangani dengan segera.

Bau kabel terbakar berarti lapisan isolator kabel bermasalah biasanya hal tersebut terjadi akibat panas yang berlebih pada bagian dalam kabel.

Jika ini dibiarkan, maka kabel dapat terbakar serta menghasilkan percikan api. Dimana percikan api dari kabel yang mengalami korsleting inilah yang menjadi penyebab utama adanya kebakaran.

Kenali Jenis – jenis Korsleting Listrik Berikut!

jenis korsleting listrik
jenis korsleting listrik

Pada umumnya, ada 2 jenis korsleting yang terjadi pada rangkaian listrik. Simak informasi selengkapnya mengenai jenis-jenis korsleting listrik berikut ini :

1. Korsleting Listrik Normal

Jenis yang pertama adalah korsleting listrik normal. Biasanya kerusakan ini terjadi karena kabel netral bersentuhan dengan kabel pembawa arus sehingga mengakibatkan resistansi turun dengan cepat.

Setelah itu lalu mengakibatkan arus listrik melewati jalur lain dan terjadilah hubungan pendek arus listrik.

2. Korsleting Listrik Ground Fault

Jenis yang selanjutnya adalah korsleting tipe ground fault. Korsleting tipe ground fault terjadi akibat kabel instalasi dalam tanah, bersentuhan dengan kawat panas yang berisi arus listrik.

Ketika hal ini terjadi, maka akibatnya nilai resistensi dalam rangkaian akan berkurang kemudian arus listrik akan mengalir ke jalur lain dan menyebabkan hubungan pendek arus listrik.

Cara Mencegah Korsleting Listrik

cara mencegah korsleting listrik
cara mencegah korsleting listrik

Setelah mengetahui penyebab dan bahaya korsleting listrik, sudah selayaknya kita memikirkan bagaimana cara untuk meminimalisir resiko terjadinya kerusakan akibat hal tersebut.

Lantas, kira-kira bagaimana cara mencegah korsleting listrik? Simak ulasan selengkapnya berikut ini :

1. Memakai Perangkat Listrik Berkualitas

Cara mencegah korsleting listrik yang pertama adalah dengan memakai perangkat listrik berkualitas. Beragam alat listrik berkualitas, mulai dari kabel, lampu, stop kontak dan lain sebagainya sebaiknya memakai yang sudah memiliki simbol SNI.

Alat listrik yang sudah berlogo SNI memiliki keamanan yang lebih baik, serta tidak mudah rusak. Hal ini juga meminimalisir terjadinya korsleting pada rangkaian listrik.

2. Rutin Memeriksa Perangkat Listrik

Perangkat listrik seperti kabel, stop kontak, dan juga sambungan-sambungannya perlu dicek secara rutin. Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui apakah perangkat listrik di rumah masih dalam keadaan baik atau perlu diganti.

Pengecekan juga membuat kerusakan dapat dideteksi secara dini sehingga timbulnya korsleting pada rangkaian pun dapat terhindarkan.

3. Membatasi Beban Listrik

Beban listrik yang terlalu tinggi mengakibatkan kabel menjadi cepat panas. Oleh sebab itu, pembatasan beban perlu dilakukan agar korsleting dapat terhindarkan.

4. Meminimalisir Sambungan Kabel

Sambungan kabel yang terlalu banyak juga berpotensi bahaya. Karena pada sambungan tersebut, kabel akan mudah panas, memuai, kemudian mengelupas. Hal tersebut juga menjadi pemicu adanya korsleting pada jaringan listrik.

5. Menghindari Beragam Barang yang Mudah Terbakar

Barang-barang yang mudah terbakar sebaiknya ditempatkan jauh dari stop kontak maupun instalasi listrik lainnya. Karena apabila terjadi percikan api, kemudian mengenai benda yang mudah terbakar, maka ini akan berakibat sangat fatal dan dapat memicu kebakaran.

6. Menghindari Kabel Menancap Lama di Stop Kontak

Plug yang menancap terlalu lama pada stop kontak tidak boleh dianggap sepele. Karena hal tersebut dapat membuat peralatan itu menjadi panas dan menyebabkan korsleting.

7. Mengganti MCB

MCB merupakan alat yang berfungsi untuk melindungi instalasi listrik. Salah satunya adalah memproteksi ketika ada beban berlebih, atau ketika terjadi korsleting listrik.

Jadi pada saat MCB sudah tidak dapat menjalankan fungsinya, ini akan mengakibatkan resiko berbahaya. Oleh karenanya, segera ganti komponen ini apabila ada tanda-tanda kerusakan atau saat MCB sudah tidak lagi bekerja sebagaimana fungsinya.

Tips Mengatasi Ketika Korsleting Listrik Terlanjur Terjadi

cara mengatasi korsleting listrik
cara mengatasi korsleting listrik

Selain melakukan upaya pencegahan, tentunya Anda juga harus melakukan antisipasi jika korsleting listrik terlanjur terjadi di rumah.

Berikut adalah cara untuk mengatasi korsleting listrik.

  • Pertama-tama, cari titik dimana korsleting terjadi.
  • Ketika titik konslet sudah ditemukan, segera matikan sumber arus listriknya.
  • Perbaiki titik konslet dengan segera agar tidak berakibat fatal.
  • Ketika korsleting terlanjur terjadi dan menyebabkan kebakaran, hindari menyiram dengan air.
  • Hubungi pemadam kebakaran apabila terjadi kebakaran akibat listrik.

Kesimpulan

Korsleting listrik adalah kerusakan yang ditimbulkan akibat adanya hubungan pendek arus listrik. Pada saat arus listrik memiliki jalur yang lebih pendek dibandingkan dengan kabel normalnya, maka kondisi inilah yang memicu terjadinya korsleting.

Terjadinya korsleting listrik menjadi hal yang tidak boleh disepelekan. Berbagai bahaya mengintai akibat adanya korsleting. Mulai dari resiko kesetrum, hingga menyebabkan kebakaran adalah hal yang tidak terelakkan.

Ketahui tanda-tanda korsleting listrik, cara mencegah, serta cara penanggulangannya agar Anda dapat mengambil langkah bijak ketika berhadapan dengan situasi tersebut. Semoga ulasan di atas sudah cukup membantu, ya?

Tinggalkan komentar