Kapasitor Variabel: Pengertian, Fungsi, Jenis, Simbol, Ciri

Kapasitor variabel merupakan jenis kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat ditentukan atau diatur oleh penggunanya. Jadi, kita dapat mengatur atau mengubah dengan sengaja nilai kapasitansi dari alat tersebut. Dan selanjutnya nilai kapasitansinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Penggunaan kapasitor variabel sendiri biasanya populer diadaptasi pada berbagai jenis rangkaian elektronika. Contohnya saja seperti pada radio, antena turner dan juga sirkuit L/C yang berhubungan dengan pengaturan frekuensi dan resonansi.

Mari ketahui lebih banyak mengenai apa itu kapasitor variabel, fungsi, gambar simbol, jenis, ciri-ciri dan juga cara kerjanya pada artikel berikut ini!

Pengertian Kapasitor Variabel

gambar kapasitor variabel
gambar kapasitor variabel

Kapasitor variabel adalah sebuah kapasitor yang hasil kapasitansinya bisa ditentukan dan bahkan diatur sesuai kebutuhan setiap penggunanya. Jadi alat yang satu ini dapat diatur, agar dapat menghasilkan kapasitas sesuai dengan yang kita inginkan.

Pada kondensator variable, umumnya permukaannya terdapat poros yang dapat diputar dan diatur oleh pengguna. Ketika poros ini diputar, maka kita dapat mengatur jarak antar pelat ataupun luas permukaan elektroda yang saling tumpang tindih.

Ketika jarak antar pelat dan permukaan elektroda berubah, maka secara otomatis kapasitas yang dihasilkan juga akan ikut berubah. Pada kapasitor variabel, bahan dielektrik yang digunakan umumnya adalah udara. Jenis kapasitor variabel sering kita temukan pada berbagai tipe rangkaian elektronika, terutama untuk sirkuit jenis L/C .

Jenis-Jenis Kapasitor Variabel

Fungsi kapasitor variabel kurang lebih hampir sama seperti jenis kapasitor lainnya, yaitu digunakan untuk menyimpan arus listrik sementara waktu.

Berdasarkan bentuk fisiknya, kapasitor variabel dibedakan menjadi dua jenis, diantaranya adalah:

  1. Varco.
  2. Trimmer.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dari setiap jenis kapasitor variabel lengkap dengan simbol-simbol kapasitor variabel yang ada dibawah ini.

Gambar Simbol Kapasitor Variabel

jenis kapasitor variabel
gambar jenis kapasitor variabel dan simbolnya

1. Varco

Varco ini sebenarnya merupakan singkatan dari istilah Variable Condensator. Kapasitor yang satu ini memiliki ukuran besar serta biasanya menggunakan bahan logam.

Untuk mengenali jenis kapasitor varco, mari simak beberapa ciri-ciri dari kapasitor varco berikut ini:

  • Kapasitor varco biasanya dibuat hanya menggunakan bahan logam.
  • Bentuk fisik kapasitor memiliki ukuran yang lebih besar.
  • Rentang frekuensi maksimumnya adalah 100 pF sampai dengan 500 pF.
  • Kapasitor varco biasa digunakan untuk proses menyaring gelombang frekuensi. Dalam hal ini, bisa melihat dari pemakaian komponen pada perangkat radio, spul osilator atau bahkan spul antena.

2. Trimmer

Perbedaan yang paling mencolok dari kedua jenis kapasitor varco yakni dari bentuk dan ukuran luarnya.

Berbeda dengan kapasitor varco, jenis trimmer memiliki ukuran fisik yang jauh lebih kecil. Karena ukurannya yang kecil inilah maka kita membutuhkan bantuan obeng untuk melakukan pemutaran pada bagian porosnya.

Adapun ciri-ciri dari kapasitor variabel jenis trimmer adalah:

  • Memiliki bagian luar yang ukuran fisiknya lebih kecil dibandingkan jenis varco.
  • Biasanya menggunakan metode pemasangan dengan tipe paralel.
  • Menggunakan kaki terminal dengan material logam.
  • Disekati oleh isolator yang menggunakan material mika.
  • Sering digunakan sebagai pemilih gelombang frekuensi atau fine tune.
  • Kapasitansinya dibawah 100 pF.

Ciri-Ciri Kapasitor Variabel

Kapasitor variabel memiliki karakteristik atau ciri-ciri yang dapat membedakannya dari jenis kapasitor lainnya.

Beberapa ciri-ciri dari kapasitor variabel adalah:

  • Memiliki ukuran fisik lebih besar dibandingkan kapasitor tetap (Fixed Capacitor)
  • Memiliki nilai kapasitansi kecil yaitu hanya sekitar 100 pF sampai 500 pF.
  • Memiliki nilai kapasitansi yang dapat diubah sesuai kebutuhan pengguna.
  • Biasa digunakan pada jenis sirkuit L/C.

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor Variabel?

Pada kapasitor variabel, kita akan menemukan dua sistem pelat yang difungsikan sebagai kontrol mekanis. Kedua buah pelat ini kemudian akan digerakkan oleh stator dan rotor.

Cara kerja kapasitor variabel adalah:

  • Ketika rotor mengalami perputaran, maka pelat rotor akan memasuki celah yang terdapat pada komponen stator. Kontak yang terjadi antara pelat rotor dan stator inilah yang kemudian akan menghasilkan nilai kapasitansi.
  • Untuk dapat menentukan nilai kapasitansi sesuai dengan kebutuhkan, maka kita perlu mengatur jumlah tegangan yang masuk ke dalam pelat. Karena besar dan kecilnya tegangan yang masuk pada kaki terminalnya, akan berpengaruh terhadap nilai kapasitansi yang dihasilkan.
  • Selain mengatur jumlah tegangan yang masuk, jarak antar terminal, luas elektroda, tentu ada bagian lain yang tidak kalah penting untuk diatur. Yakni bagian konstanta bahan dielektrik yang digunakan juga akan berpengaruh terhadap perubahan nilai kapasitansi nantinya.

Parameter Kapasitor Variabel

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja kapasitor variabel. Berikut beberapa parameter yang mempengaruhi kinerja dari kapasitor variabel, diantaranya, adalah:

  • Perubahan kapasitansi kapasitor dipengaruhi oleh sudut rotasi dan juga komponen yang bergerak dari pelat kapasitor.
  • Desain kapasitor berpengaruh terhadap perubahan suhu yang terjadi pada alat tersebut.
  • Selama proses pemanasan dan pendinginan kapasitor, pengulangan nilai yang terjadi berpengaruh terhadap siklus TKE.
  • Dimensi dan berat kapasitor berpengaruh terhadap nilai kapasitasnya.
  • Untuk menentukan nilai kapasitansi tertentu, kita dapat mengubah ukuran, jarak antar pelat dan meningkatkan konstanta dielektriknya.
  • Desain kapasitor mempengaruhi faktor kelembaban, tekanan mekanis yang dihasilkan dan stabilitas alat tersebut.
  • Nilai tegangan kerja dari sebuah kapasitor tergantung bentuk elektroda, faktor kelembapan, tekanan udara dan juga celah udara yang terdapat pada alat itu.

Kesimpulan

Kapasitor variabel adalah jenis kapasitor yang dapat diatur atau diubah nilai resistansinya sesuai kebutuhan pengguna. Kapasitor variabel ini umumnya memiliki ukuran fisik lebih besar, namun nilai kapasitansi yang dihasilnya terbilang kecil.

Nilai kapasitansi yang dihasilkan oleh kapasitor jenis ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya yaitu disebabkan adanya luas penampang pelat, jarak antar terminal, dan juga konstanta bahan dielektrik yang digunakan.

Tinggalkan komentar